Baitul Mal Lhokseumawe Salurkan Bantuan Pendampingan Pengobatan Patah Tulang Warga Blang Panyang Dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh

LHOKSEUMAWE, 6 Juli 2026 – Baitul Mal Kota Lhokseumawe kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan pendampingan pengobatan kepada Muhammad Aulia Alfarisy, warga Dusun II Tgk. Moncarak, Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

 

Bantuan tunai sebesar Rp1.000.000 tersebut diserahkan untuk membantu biaya pendampingan pengobatan pasien yang akan menjalani rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Bantuan diterima langsung oleh istri pasien, Juliana, di Kantor Baitul Mal Kota Lhokseumawe.

 

Muhammad Aulia Alfarisy diketahui telah mengalami patah tulang akibat kecelakaan sekitar satu tahun lalu. Dalam waktu dekat, ia akan menjalani tindakan medis berupa operasi pembukaan pen (implant) di RSUDZA Banda Aceh sebagai bagian dari proses lanjutan pemulihan kesehatannya.

 

Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi perhatian. Selama suaminya menjalani masa pemulihan dan tidak dapat bekerja secara normal, kebutuhan keluarga ditopang oleh sang istri, Juliana, yang bekerja sebagai buruh cuci pakaian di rumah-rumah warga dengan penghasilan yang sangat terbatas.

 

Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Ust.Dr. Tgk. H. Damanhur, Lc., MA, didampingi anggota badan BMK Dr.Munawir dan Jumiati, juga Plt.Kepala Sekretariat Faisal, ST, menyampaikan langsung bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baitul Mal terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi sekaligus beban pengobatan.

 

"Baitul Mal hadir untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi ujian, khususnya mereka yang membutuhkan biaya pendampingan pengobatan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kelancaran proses berobat sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal dan kembali sehat," ujar Dr. Damanhur.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Faisal, ST, mengatakan bahwa program bantuan pendampingan orang sakit merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada mustahik sesuai ketentuan syariat.

 

"Kami terus berupaya memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga selama menjalani proses pengobatan di Banda Aceh," ungkap Faisal.

 

Baitul Mal Kota Lhokseumawe berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu dari sisi finansial, tetapi juga menjadi penyemangat bagi keluarga pasien dalam menjalani proses pengobatan hingga sembuh. Program pendampingan orang sakit akan terus dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu yang membutuhkan layanan kesehatan.